Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Harga Mayora Indah Tbk. Turun?

 Mayora Indah Tbk. atau kode saham MYOR ini naik 8.8% dari bulan Maret, tanggal 29 ke bulan September, tanggal 25. MYOR ini dihargai Rp1,800 per lembar saham. Tapi, terlihat penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2020, akhir bulan December, yang dimana harga saham per lembarnya adalah Rp2,910 sekarang turun ke Rp1,800. Penurunan 40%. Tapi jika dilihat pada tahun sekarang ini, bulan Maret, tanggal 7, harga sahamnya adalah Rp1,505 dan naik ke Rp1,800 yang memberikan kenaikan 20%. Sekarang, belum tentu apakah nanti MYOR ini bisa lagi naik dan kembali ke harga Rp2,000-an. Tapi, pertanyaannya sekarang adalah, kenapa MYOR bisa turun sampai se-ngeri itu? Sekarang, MYOR hanya nganggur di harga Rp1,800-an. 

Karena kenaikan harga komoditas dan harga bensin, MYOR anjlok gila-gilaan. Dari R2,790-an ke Rp1,800-an. 

Jika kalian lihat harga komoditas. Pasti kalian melihat grafiknya naik, bukan? Nah, jawabannya itu, harga komoditas naik sehingga memenekan laba bersih MYOR. Sehingga membuat ROE MYOR ini juga tertekan dimana pada tahun 2020, MYOR mencatatkan ROE 20%, sedangkan tahun ini, MYOR mencatatkan ROE 10.6%. Tapi, mungkin juga ada faktor tambahan yaitu, kenaikan harga bensin. Loh? Kenaikan harga bensin bisa menekan laba bersih MYOR? Bagaimana bisa?

Tentu saja bisa, MYOR ini, kan, bukan perusahaan yang langsung membuka gerai khusus untuk produk buatan mereka sendiri, melainkan mereka MEMBAYAR truk untuk membawa produk mereka ke berbagai supermarket, seperti Indomaret dan Alfamart. Maka, pikirkan, masak truk gak pakai bensin? Truk juga mobil, sehingga pasti membutuhkan bensin. Harga bensin Solar tahun 2021 = Rp5,150 per liter. Tahun ini bensin Solar naik ke Rp9,400 per liter. Naik 80%! Maka, tak aneh jika laba bersih MYOR ini tertekan dalam.

Jadi, syarat MYOR ini naik adalah penurunan harga komoditas menuju harga normal atau wajarnya, sehingga MYOR kembali naik ke harga Rp2,000-an. Namun jika ingin agar harganya naik lebih tinggi lagi, katakanlah Rp3,000-an, maka kita harus berharap harga bensin turun sehingga mengecilkan pengeluaran MYOR. Kita tunggu saja kuartal 3 atau 9M dari MYOR ini. Jika laba bersihnya naik, walau tak tinggi, maka laba bersihnya akan naik bertahap.

Ada yang mau menambahkan?

Posting Komentar untuk "Kenapa Harga Mayora Indah Tbk. Turun?"